Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Responsive Atas

Tip Memanfaatkan Manggis

kulit manggis khasiatnya
Kulit Manggis


Saat ini bulan Januari sampai Maret sedang musim buah, antara lain buah rambutan dan manggis. Banyak pedagang musiman yang menjual hasil panen pohon buah dari kampung-kampung dengan harga yang relatif murah, dibanding dengan harga buah yang dijual di supermarket. Salah satu buah yang banyak digemari oleh masyarakat adalah buah Manggis. Selain dagingnya yang terasa manis (sedikit asem) kulitnya juga dapat dimanfaatkan untuk kesehatan. 

Khasiat kulit manggis banyak sekali namun banyak yang belum mengetahui. Dari berbagai sumber disebutkan beberapa khasiat dari buah manggis, antara lain :


  1. Menormalkan gula darah (diabetes melitus).
  2. Mengendalikan asam urat.
  3. Meningkatkan imunitas kekebalan tubuh.
  4. Menurunkan kolesterol.
  5. Memperkuat pembuluh darah.
  6. Menurunkan darah tinggi.
  7. Menghentikan diare.
  8. Membantu menurunkan demam.
  9. Membantu mengobati luka.
  10. Menyembuhkan wasir.
Cara mengolah kulit manggis sebenarnya sederhana. Pengolahan yang paling sederhana adalah dengan merebus kulit manggis tersebut. Adapun cara mengolah kulit manggis secara detail adalah sebagai berikut.
  1. Sediakan kulit manggis sebanyak 5 buah manggis.
  2. Cuci bersih kulit tersebut dengan air yang mengalir.
  3. Setelah itu rebus dengan 5 geklas air.
  4. Kira-kira air tinggal 3 gelas, matikan api
  5. Dinginkan rebusan kulit manggis ini dan kemudian saring.
  6. Air hasil saringan dapat langsung diminum.
  7. Untuk mengurangi rasa pahit dapat ditambahkan dengan madu atau gula jawa.
  8. Minum secara rutin.
Demikian manfaat dan cara mengkonsumsi kulit manggis, silahkan dicoba.
READ MORE - Tip Memanfaatkan Manggis

Rentenir di Kota Bandung Akan Terusir

program anti rentenir
No Riba


Program Walikota Bandung Kang Ridwan Kamil untuk  membantu masyarakat Kota Bandung keluar dari lingkaran riba akan mulai dilakukan pada pertengahan bulan depan. Tepatnya Bulan April 2015. Bentuk program yang digulirkan ini sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan praktek riba yang telah marak di masyarakat. Sekaligus memberikan modakl bagi masyarakat ekonomi lemah untuk memmbangun usaha dalam rangka kemandirian ekonomi.

Program ini dinamakan MELATI yang merupakan singkatan dari MELAwan renTenIr. Pemkoat akan memberikan pinjaman atau kredit tanpa bunga bagi masyarakat kecil. Pengembalian kredit ini hanya dibebani dengan biaya administrasi yang nantinya digunakan untuk menggaji karyawan atau pengelola program. Untuk tahun 2015 ini dana yang digulirkan sebesar Rp. 35 Milyar. Dan untuk tahun berikutnya rancana dana yang dikucurkan menjadi Rp. 75 Milyar. 
Mekanisme pemberian kredit sendiri dimulai dengan pendataan di masyarakat pada tingkat RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan. Selanjutnya data yang ada akan di verivikasi oleh pengelola dana yang dalam hal ini di serahkan kepada BPR. Pihak BPR akan melakukan survey yang ketat terhadap setiap data yang masuk, survey dilakukan langsunbg ke rumah pemohon kredit dan tempat usahanya. Dalam beberpa kesempatan Kang Emil menyampaikan bahwa beliau akan mengawasi secara langsung berjalannya program unggulan ini, sehingga proses pelaksanaan program ini akan terkontrol dengan baik.

MELATI merupakan salah satu gebrakan dari Walikota Bandung Ridwal Kamil. Masyarakat sangat antusias menyambut program ini, harapan keluar dari jeratan rentenir akan menjadi kenyataan. Seperti diketahui rentenir saat ini telah masuk sampai ke masyarakat lapisan bawah, dari pinjaman uang Rp. 100ribu sampai puluhan juta rupiah. Faktor ekonomilah yang menjadi motif masyarakat meminjam uang kepada rentenir. 

Baiklah Kang Emil semoga mendapat keberkahan di setiap program kerjanya. Sehingga harapan masyarakat Kota Bandung untuk hidup diatas normal dapat terwujud.


READ MORE - Rentenir di Kota Bandung Akan Terusir
 

Popular Posts